MANGGARAI TIMUR, NTT,Klikbacanews id — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan di lapangan.
Gerakan Pembebasan Mahasiswa bersama mahasiswa KKN Desa Nanga Mbaur Universitas Muhammadiyah Kupang turut ambil bagian dalam pendistribusian bantuan logistik Kapolri kepada warga di Parepa, Desa Gololijun, Kabupaten Manggarai Timur, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 SR.
Kegiatan pembagian sembako tersebut dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit pascagempa.
Bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari di tengah situasi darurat. Kehadiran mahasiswa KKN bersama Gerakan Pembebasan Mahasiswa juga menjadi bagian dari semangat gotong royong untuk memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bagi warga terdampak bencana, bantuan bukan sekadar sembako, tetapi juga menjadi pesan bahwa mereka tidak sendirian. Solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Gerakan Pembebasan Mahasiswa dan mahasiswa KKN Desa Nanga Mbaur Universitas Muhammadiyah Kupang berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat serta mengambil bagian dalam aksi-aksi kemanusiaan di tengah kondisi bencana.
(Sugianto)













