Takalar,Klikbacanews.id – Keindahan Pulau Sanrobengi kembali menjadi sorotan setelah digelarnya kegiatan Camp Wisata dan aksi bersih-bersih pantai yang melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Takalar, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP), serta Pemerintah Kecamatan Galesong pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana penuh kebersamaan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat wisata bahari berbasis lingkungan di Kabupaten Takalar.
Dengan panorama laut yang indah dan suasana alami yang masih terjaga, Pulau Sanrobengi dinilai memiliki potensi besar menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Menambah semarak kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan camp wisata dan aksi bersih-bersih pantai bersama peserta lainnya. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pariwisata daerah yang berpadu dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Pariwisata Takalar, H. Darwis, S.Pd., MM, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata membutuhkan keterlibatan semua pihak agar dapat berkembang secara maksimal dan berkelanjutan.
“Langkah kolaboratif yang diinisiasi bersama DLHP dan Pemerintah Kecamatan Galesong ini adalah contoh nyata bahwa memajukan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus dikerjakan bersama-sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ada tiga poin penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pertama, konsep pariwisata berkelanjutan atau eco-tourism yang menempatkan kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai modal utama pengembangan wisata.
Menurutnya, Pulau Sanrobengi merupakan aset wisata bahari luar biasa yang harus terus dijaga keasriannya agar tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan.
“Kegiatan bersih-bersih pantai ini mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat dan wisatawan bahwa kebersihan lingkungan adalah bagian penting dari masa depan pariwisata kita,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan camp wisata yang digelar di kawasan pulau juga dianggap mampu menghadirkan daya tarik baru bagi wisatawan, khususnya generasi muda dan pencinta alam. Aktivitas camping di tengah suasana alam terbuka memberikan pengalaman wisata alternatif yang seru, aman, dan menyatu dengan alam.
Dinas Pariwisata Takalar menilai konsep wisata alam seperti ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang karena mampu memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperkenalkan keindahan Pulau Sanrobengi secara lebih luas.
Poin penting lainnya adalah penguatan peran pemerintah setempat dan masyarakat lokal dalam mendukung sektor pariwisata. Kehadiran Pemerintah Kecamatan Galesong dalam kegiatan tersebut dinilai sangat strategis dalam menciptakan lingkungan wisata yang ramah, bersih, dan nyaman bagi pengunjung.
Ke depan, Dinas Pariwisata Takalar berkomitmen untuk terus mempromosikan Pulau Sanrobengi sebagai destinasi wisata unggulan daerah. Selain itu, koordinasi bersama DLHP terkait pengelolaan sampah di kawasan wisata juga akan terus diperkuat, termasuk pendampingan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis) guna meningkatkan kualitas pengelolaan wisata.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang terus dibangun, Pulau Sanrobengi diharapkan semakin bersinar sebagai ikon wisata bahari Takalar yang indah, bersih, dan membanggakan.
“Pariwisata maju, lingkungan lestari, masyarakat sejahtera,” tutup H. Darwis penuh optimisme.
(Leo)







