Lauching Logo Takalar Cepat

Reses Titik Keenam, Lukman B Kady Serap Aspirasi Warga Lengkese, dari Jalan Rusak hingga Persoalan BPJS Kesehatan

Reses titik keenam di Desa Lengkese, Lukman B Kady menyerap aspirasi warga terkait jalan, irigasi, BUMDes, BPJS Kesehatan, hingga tenda pelayanan.

TAKALAR,Klibacanews.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar, H. Lukman B Kady, melanjutkan rangkaian Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (25/7/2026).

Reses titik keenam tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga, mulai dari infrastruktur jalan, irigasi pertanian, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pelayanan sosial masyarakat.

Ratusan warga yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil mereka di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Salah satu warga, Daeng Tona, menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan di Dusun Tamaaona yang diharapkan segera mendapatkan perhatian dan perbaikan.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi akses yang digunakan warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari, termasuk aktivitas ekonomi dan pertanian.

Selain persoalan jalan, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait air pertanian yang tidak mengalir hingga ke persawahan. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas petani dan berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian masyarakat.

Warga berharap persoalan pengairan tersebut dapat segera dicarikan solusi agar kebutuhan air untuk lahan persawahan dapat terpenuhi dengan baik.

Dalam reses tersebut, masyarakat juga mengusulkan adanya tambahan dana untuk BUMDes guna memperkuat kegiatan usaha dan pengembangan ekonomi desa. Selain itu, warga turut menyampaikan permintaan bantuan tenda pelayanan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sosial masyarakat.

Aspirasi terkait tenda pelayanan tersebut mendapat respons langsung dari H. Lukman B Kady.

Ia menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan bantuan tersebut menggunakan dana pribadinya karena menilai tenda pelayanan memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.

Menurut H. Lukman B Kady, tenda tersebut nantinya dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan sosial, baik acara perkawinan maupun saat ada warga yang mengalami musibah kematian.

“Tenda pelayanan ini sangat penting bagi masyarakat. Bisa digunakan untuk warga yang kurang mampu, baik untuk acara perkawinan maupun ketika ada keluarga yang mengalami musibah kematian,” ujarnya.

Ia menegaskan, bantuan tersebut akan segera diupayakan agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Respons tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Warga menilai, kehadiran tenda pelayanan akan sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi ketika membutuhkan fasilitas untuk kegiatan sosial.

Selain aspirasi tersebut, warga Dusun Timporongan juga menyampaikan kebutuhan air irigasi dan talang air untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Warga berharap pembangunan maupun perbaikan sarana irigasi dapat dilakukan agar aliran air dapat menjangkau lahan pertanian dan persawahan secara optimal.

Persoalan lain yang turut disampaikan masyarakat adalah terkait perubahan data desil yang secara tiba-tiba mengalami kenaikan. Kondisi tersebut berdampak pada tidak aktifnya kepesertaan BPJS Kesehatan sebagian masyarakat.

Warga berharap adanya solusi dan pendampingan agar persoalan perubahan data desil dapat ditelusuri dan diselesaikan, sehingga masyarakat yang membutuhkan tetap dapat memperoleh akses layanan kesehatan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Lukman B Kady menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa masyarakat yang selama ini diberikan.

“Terima kasih atas dukungan dan doa ta semua. Berkat suara dan dukungan ta semua sehingga kami bisa menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan amanah yang akan menjadi bahan perjuangan dan perhatian.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan. Baik persoalan jalan, irigasi, air pertanian, tambahan dana BUMDes maupun masalah data desil yang berdampak pada BPJS Kesehatan, semuanya akan kita lihat dan carikan solusi sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Tidak hanya infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi desa dan pemenuhan kebutuhan sosial warga.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat menyampaikan berbagai harapan secara langsung kepada H. Lukman B Kady yang hadir di tengah-tengah warga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lengkese, Kr. Indi, tokoh masyarakat, Tim Ukhuwah, Tim Keluarga HBK-LBK, Tim Srikandi HBK-LBK serta masyarakat Desa Lengkese.

Reses di Desa Lengkese menjadi titik keenam dalam rangkaian Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 H. Lukman B Kady. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memastikan aspirasi warga dapat diperjuangkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Arsyadleo)