Kapolsek Mappakasunggu Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Takalar, Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Kenakalan Remaja

Kapolsek Mappakasunggu Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Takalar, Ingatkan Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Jauhi Kenakalan Remaja
Kapolsek Mappakasunggu IPTU Aizullah menjadi pembina upacara di SMKN 3 Takalar dan mengajak pelajar menjauhi kenakalan remaja, bijak bermedia sosial, serta mematuhi aturan lalu lintas.

TAKALAR,Klikbacanews.id – Upaya membangun karakter generasi muda sekaligus menanamkan kesadaran hukum terus dilakukan jajaran Polres Takalar melalui program pembinaan di lingkungan sekolah. Memanfaatkan momentum hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, personel kepolisian hadir langsung memberikan edukasi kepada para pelajar.

Salah satunya dilakukan Kapolsek Mappakasunggu, IPTU Aizullah SH, yang bertindak sebagai pembina upacara bendera di SMK Negeri 3 Takalar, Senin (20/7/2026).

Kegiatan dimulai pukul 07.30 Wita di Lapangan SMK Negeri 3 Takalar, Jalan Hamzah Daeng Tuppu No. 1, Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti Kepala SMKN 3 Takalar, dewan guru, tenaga kependidikan, personel Polsek Mappakasunggu, serta seluruh siswa-siswi. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, amanat pembina upacara, hingga doa penutup.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program serentak Polres Takalar yang dilaksanakan di sekolah-sekolah di seluruh wilayah hukumnya sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan sadar hukum.

Dalam amanatnya, IPTU Aizullah menekankan pentingnya membentengi diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Ia mengingatkan para siswa agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran antarpelajar, balap liar, perundungan (bullying), hingga berbagai tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, ia mengajak para pelajar untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan serta mengisi masa sekolah dengan kegiatan yang positif, produktif, dan mampu mendukung prestasi akademik maupun nonakademik.

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas. Para siswa diminta selalu menggunakan helm saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan sebagai budaya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya itu, IPTU Aizullah turut menyoroti penggunaan media sosial yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pelajar. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan mengembangkan kreativitas, bukan menjadi ruang penyebaran informasi palsu maupun perilaku yang melanggar hukum.

“Pelajar hari ini tidak cukup hanya cerdas di ruang kelas. Mereka juga harus memiliki keberanian mengatakan tidak terhadap pengaruh yang merusak serta mampu menggunakan teknologi dan media sosial sebagai sarana belajar, bukan sebagai pintu masuk lahirnya persoalan hukum,” ujar IPTU Aizullah.

Ia mengimbau para siswa agar selalu bijak dalam menerima maupun membagikan informasi, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya, serta menghindari unggahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Aizullah juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai sosok yang berjasa dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Menurutnya, keberhasilan seseorang bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.

“Sekolah adalah tempat menyiapkan masa depan. Karena itu, setiap pilihan yang kalian ambil hari ini akan menentukan kualitas diri ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Bangun kebiasaan disiplin sejak sekarang, karena karakter yang baik selalu menjadi modal utama untuk meraih cita-cita,” pesannya.

Melalui program pembinaan ini, Polres Takalar berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, nyaman, serta melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum.

(Arsyadleo)