Lauching Logo Takalar Cepat

Plt Camat Polongbangkeng Selatan Pimpin Rakor Dana Specific Grant 2026, Enam Kelurahan Kelola Anggaran hingga Rp140 Juta

Plt Camat Polongbangkeng Selatan Pimpin Rakor Dana Specific Grant 2026, Enam Kelurahan Kelola Anggaran hingga Rp140 Juta
Plt Camat Polongbangkeng Selatan Ayatullah Rawatib menegaskan bahwa Dana Specific Grant merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kelurahan. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

TAKALAR ,Klikbacanews.id – Pemerintah Kecamatan Polongbangkeng Selatan terus mematangkan pelaksanaan program pembangunan di tingkat kelurahan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Dana Specific Grant (SG) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Polongbangkeng Selatan, Rabu (8/7/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Plt Camat Polongbangkeng Selatan, Ayatullah Rawatib, SE, dan dihadiri seluruh lurah se-Kecamatan Polongbangkeng Selatan beserta jajaran yang terlibat dalam pengelolaan Dana Specific Grant.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk memastikan pelaksanaan program di setiap kelurahan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Agenda utama rapat membahas persiapan pelaksanaan  kegiatan Dana Specific Grant (SG) Tahap I dan Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Selain itu, forum tersebut dimanfaatkan sebagai wadah koordinasi untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan, pengelolaan administrasi, pengawasan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.

Dalam arahannya, Plt Camat Polongbangkeng Selatan Ayatullah Rawatib menegaskan bahwa Dana Specific Grant merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kelurahan.

Karena itu, setiap tahapan pelaksanaan harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

Ia mengingatkan agar seluruh lurah memperhatikan ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan, kelengkapan administrasi, serta kualitas pekerjaan sehingga seluruh program dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

“Setiap rupiah anggaran yang dikelola harus benar-benar dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh lurah dapat mengawal setiap tahapan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ayatullah Rawatib.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa total anggaran Dana Specific Grant Tahap I Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp512.748.302.

Anggaran tersebut terdiri atas kegiatan fisik sebesar Rp336.701.300, dan Non Fosik seperti pelatihan peningkatan kapasitas kader sebesar Rp65.047.002, serta insentif kader sebesar Rp111.000.000.

Sementara itu, pada pelaksanaan Tahap II, Pemerintah Kecamatan Polongbangkeng Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp618.597.400.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp451.378.600 diperuntukkan bagi kegiatan fisik, Rp56.218.800 untuk kegiatan nonfisik berupa pelaksanaan rembuk stunting, sedangkan Rp111.000.000 dialokasikan sebagai insentif kader.

Dana Specific Grant tersebut didistribusikan kepada enam kelurahan, yakni Kelurahan Pabundukang, Rajaya, Bulukunyi, Canrego, Pattene, dan Bontokadatto.

Masing-masing kelurahan mengelola anggaran dengan nilai yang berbeda sesuai kebutuhan wilayah, mulai sekitar Rp80 juta hingga lebih dari Rp140 juta.

Melalui anggaran tersebut, pemerintah kelurahan akan melaksanakan berbagai program pembangunan fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Di antaranya pembangunan talud, peningkatan jalan lingkungan, peningkatan jalan tani, pembangunan drainase, hingga pemasangan paving block guna meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur permukiman.

Selain pembangunan fisik, Dana Specific Grant juga diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan nonfisik.

Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas kader, pelaksanaan rembuk stunting sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting, serta pemberian insentif kepada kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan.

Dalam rapat itu, para lurah juga diberikan kesempatan menyampaikan perkembangan pelaksanaan program di wilayah masing-masing, termasuk berbagai kendala yang berpotensi menghambat realisasi kegiatan.

Berbagai masukan yang disampaikan kemudian dibahas bersama sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan program pada tahap berikutnya.

Ayatullah Rawatib berharap sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah kelurahan terus diperkuat agar seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Polongbangkeng Selatan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan Dana Specific Grant sehingga setiap program benar-benar terlaksana sesuai petunjuk teknis dan peraturan yang berlaku.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh kegiatan Dana Specific Grant Tahun Anggaran 2026, baik Tahap I maupun Tahap II, dapat direalisasikan secara optimal sehingga mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang merata di seluruh kelurahan di Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

(Arsyadleo)

Penulis: Arsyadleo Editor: Redaksi Klikbacanews.id