TAKALAR,Klikbacanews.id – Belum genap sepekan sejak resmi dilantik, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Takalar langsung menunjukkan gebrakan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Keuangan Desa (Siskudes) Versi 2.0.9.
Kegiatan yang berlangsung di Travellers Phinisi Hotel, Makassar, pada 9–11 Juli 2026 tersebut diikuti ratusan aparatur desa sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, transparan, dan sesuai regulasi.
Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan mengusung tema “Siskudes Versi 2.0.9 untuk Mewujudkan Takalar Maju dan Cepat”.
Selain Bupati, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Takalar serta Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Takalar yang memberikan materi terkait tata kelola pemerintahan desa, pengawasan keuangan, hingga implementasi aplikasi Siskudes versi terbaru.
Dalam kegiatan pembukaan tersebut juga Hadir dari beberapa Camat se-Kabupaten Takalar
Informasi yang dihimpun awak media, Sabtu (10/7/2026), menyebutkan bahwa peserta berasal dari puluhan desa di Kabupaten Takalar. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar.
Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, setiap desa mengirimkan tiga orang peserta untuk mengikuti pelatihan tersebut.
“Setiap desa mengusulkan tiga peserta dan dikabarkan setiap desa dibebankan biaya sekitar Rp7,5 juta,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, Ketua DPC APDESI Kabupaten Takalar yang juga Kepala Desa Kalekomara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
“52 desa, peserta 175 orang kanda,” jawabnya singkat.
Pelaksanaan Bimtek ini menjadi langkah awal kepengurusan baru DPC APDESI Takalar dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa melalui penerapan aplikasi Siskudes Versi 2.0.9.
Diharapkan, melalui pelatihan ini seluruh pemerintah desa mampu menyusun perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggungjawaban keuangan desa secara lebih tertib, efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Takalar yang maju dan bergerak cepat.
(Arsyadleo)













