TAKALAR, Klikbacanews.id – Semangat dan kreativitas ratusan anggota Pramuka tingkat Penggalang mewarnai pelaksanaan Lomba Maju Pramuka (Daeng Manye Jumpa Pramuka) Tahun 2026 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Takalar.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Maronde, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tersebut resmi dibuka pada Sabtu (31/10/2026) pukul 08.15 Wita.
Pembukaan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, S.IP., M.I.Kom., yang hadir mewakili Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Takalar yang berhalangan hadir.
Lomba Maju Pramuka yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 3 November 2026 ini diikuti sebanyak 344 peserta dari 24 pangkalan, terdiri atas 12 pangkalan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 12 pangkalan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Dody Riyan Saputra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka, khususnya dalam membangun karakter, keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa kompetitif.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap pangkalan untuk memperlihatkan kemampuan serta keterampilan kepramukaan yang selama ini diperoleh melalui proses latihan di gugus depan masing-masing.
“Kegiatan Maju Pramuka ini merupakan bentuk dukungan penuh Bapak Bupati Takalar terhadap kegiatan pembinaan generasi muda. Adik-adik inilah yang nantinya akan melanjutkan estafet pembangunan Kabupaten Takalar ke depan,” ujarnya.
Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dody juga mengingatkan seluruh sekolah agar terus mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler, khususnya Pramuka yang merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan.
Ia berharap kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi aktivitas tambahan di sekolah, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai wadah pembentukan karakter, kemandirian, tanggung jawab, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti setiap mata lomba dengan sungguh-sungguh dan memperlihatkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama latihan.
“Ikuti lomba ini dengan sungguh-sungguh. Tunjukkan semua keterampilan yang sudah diperoleh selama latihan. Apa pun hasilnya, menang atau kalah harus diterima dengan lapang dada dan dijadikan motivasi untuk lebih giat lagi belajar dan berlatih,” pesannya.
Dody juga menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma dan Trisatya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku setiap anggota Pramuka.
Ia turut mengapresiasi panitia pelaksana yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut serta berpesan kepada seluruh dewan juri agar menjalankan tugas secara objektif dan profesional.
Setelah menyampaikan sambutan, Dody secara resmi membuka Lomba Maju Pramuka Daeng Manye Jumpa Pramuka 2026. Selanjutnya, peserta diarahkan menuju lokasi masing-masing mata lomba sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Panitia pelaksana, Aqram, menjelaskan bahwa Lomba Maju Pramuka tahun ini merupakan pelaksanaan kedua yang digelar Kwarcab Takalar. Kegiatan tersebut secara khusus menyasar anggota Pramuka tingkat Penggalang dari satuan pendidikan SD dan SMP.
“Ini merupakan kegiatan kedua Lomba Maju Pramuka yang dilaksanakan Kwarcab Takalar. Tahun ini kita melibatkan pangkalan tingkat SD dan SMP dengan berbagai jenis perlombaan yang menguji keterampilan, pengetahuan, kreativitas, kedisiplinan, hingga kemampuan seni peserta,” jelas Aqram.
Sebanyak 344 peserta dari 24 pangkalan ambil bagian dalam kegiatan tersebut, dengan dukungan 34 orang panitia pelaksana.
Beragam mata lomba disiapkan untuk mengukur sekaligus mengembangkan potensi anggota Pramuka, mulai dari keterampilan teknis kepramukaan, keagamaan, seni budaya, kreativitas digital, hingga kemampuan bekerja sama dalam regu.
Adapun mata lomba yang dipertandingkan meliputi:
1. Pionering Putra dan Putri.
2. Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) Putra dan Putri.
3. Smaphore Putra dan Putri.
4. Pramuka Cerdas atau Cerdas Cermat Putra dan Putri.
5. Azan Putra.
6. Hafalan Surah Pendek Putri.
7. Sambung Ayat Putri.
8. Kultum Putra.
9. Desain Canva Putra dan Putri tingkat SD.
10. Games Free Fire Putra tingkat SMP.
11. Maket Gerbang Takalar Putra dan Putri tingkat SMP.
12. Maket Tapak Tenda Putra dan Putri tingkat SD.
13. K3 Tenda.
14. Seni, meliputi Tari Kreasi Putri dan Perkusi Putra tingkat SMP.
15. Pakkiok Bunting Putri dan Angngaru Putra tingkat SD.
16. Administrasi Regu.
Ragam perlombaan tersebut tidak hanya menguji kecakapan teknis kepramukaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan digital, wawasan keagamaan, kecintaan terhadap budaya lokal, serta kemampuan bekerja sama.
Sementara itu, salah satu Andalan Cabang Kwarcab Takalar, Imran, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Lomba Maju Pramuka merupakan salah satu bentuk apresiasi Gerakan Pramuka Takalar atas perhatian dan dukungan Bupati Takalar terhadap perkembangan kepramukaan di daerah tersebut.
Menurutnya, dukungan Bupati Takalar, baik dalam kapasitas sebagai pribadi, Ketua Mabicab maupun sebagai kepala pemerintahan daerah, menjadi bagian penting dalam mendorong keberlangsungan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada Bapak Bupati Takalar atas dukungan penuh beliau terhadap Gerakan Pramuka. Beliau sangat memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan kepramukaan di Takalar,” ungkap Imran.
Ia menjelaskan, sedianya kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Takalar. Namun, karena adanya agenda lain yang harus dihadiri, pembukaan akhirnya diwakilkan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar.
Bupati Takalar dijadwalkan hadir pada Apel Besar Gerakan Pramuka yang akan dilaksanakan Senin di lokasi kegiatan. Pihak Kwarcab juga berharap Bupati dapat menghadiri penutupan sekaligus menyerahkan piala kepada para juara apabila tidak ada agenda lain yang berhalangan.
Imran turut menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Kwarcab Takalar yang belum dapat menghadiri pembukaan karena kondisi kesehatan yang kurang fit setelah kembali dari perjalanan ibadah umrah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Lomba Maju Pramuka merupakan agenda tahunan Kwarcab Takalar yang selama ini memberikan ruang pembinaan dan kompetisi bagi anggota Pramuka tingkat Penggalang.
Ke depan, Kwarcab Takalar berencana memperluas sasaran pembinaan dengan menyelenggarakan kegiatan serupa bagi anggota Pramuka tingkat Penegak.
“Ini merupakan agenda tahunan Kwarcab Takalar untuk memberikan ruang pembinaan dan kompetisi bagi adik-adik tingkat Penggalang. Insya Allah ke depan kita juga akan menyasar kegiatan di tingkat Penegak, sehingga pembinaan anggota Pramuka di Takalar dapat berjalan lebih luas dan berkesinambungan,” tutupnya.
Melalui Lomba Maju Pramuka Daeng Manye Jumpa Pramuka 2026, Kwarcab Takalar berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, kreatif, berjiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi muda Takalar agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah di masa mendatang.
(Arsyadleo)













