TAKALAR,Klikbacanews.id – Polsek Mappakasunggu Polres Takalar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan ledakan di wilayah Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, yang diduga berkaitan dengan aktivitas bom ikan.
Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, S.Psi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi awal dari warga mengenai adanya ledakan di salah satu pulau.
“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya ledakan di pulau. Kemarin kami sudah ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya. Melalui sambungan telpon WhatsApp, Selasa 14 April 2026
Meski telah turun ke lapangan, pihak kepolisian mengaku belum dapat memastikan di lokasi kejadian perkara (TKP). Hal ini disebabkan minimnya petunjuk awal karena di lokasi tersebut yang dicurigai sudah dibersihkan.
“Kami belum melihat bukti petunjuk karena sudah bersih di lokasi yang diduga sebagai TKP. Saat ini masih dalam proses penelusuran sambil mengamankan area yang dicurigai,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga tengah menelusuri keberadaan para korban yang diduga mengalami luka akibat insiden tersebut.
Berdasarkan informasi sementara, korban yang satu mendapatkan perawatan medis di rumah sakit umun Pajhonga Daeng ngalle namun sudah kami interogasi
“Korban yang di Rumah Sakit Pajhonga Daeng Ngalle, korban sudah kami interogasi secara biasa, namun belum secara resmi di kantor karena masih dalam perawatan,” tambah Iptu Sumarwan
Pihak kepolisian juga menerima informasi adanya kemungkinan korban lain, namun hingga kini belum dapat dipastikan keberadaannya.
“Ada informasi korban lain, tetapi kami belum mengetahui pasti keberadaannya,” katanya.
Terkait dugaan penggunaan bahan peledak jenis bom ikan, Kapolsek menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam tahap pendalaman.
“Untuk dugaan bom ikan, itu masih kami dalami. Kami belum bisa memastikan karena kondisi di lokasi saat kejadian juga belum sepenuhnya jelas,” tegasnya.
Saat ini, Polsek Mappakasunggu bersama pihak terkait terus melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta sebenarnya dari peristiwa tersebut, termasuk memastikan lokasi kejadian serta kronologi lengkap insiden.tutupnya
Sebelumnya di beritakan, Dua warga Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, mengalami luka serius akibat dugaan ledakan bahan peledak atau bom ikan, Minggu sore (12/4/2026).
Korban diketahui bernama Jumain Dg Tompo dan Arfa Dg Sikki. Keduanya dilaporkan mengalami luka bakar cukup parah setelah ledakan terjadi di sebuah rumah warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, peristiwa nahas itu terjadi saat para korban tengah merakit bahan peledak.
“Kejadiannya saat mereka sedang merakit bom ikan di rumah salah satu warga. Tiba-tiba meledak,” ujar sumber tersebut, Senin (13/4/2026).
Saat kejadian berlangsung, terdapat beberapa orang lain di lokasi, yakni Dg Sua, Dg Ngari, dan Anri Dg Gassing. Ketiganya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Usai kejadian, korban langsung dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis.
(Leo)












