Lauching Logo Takalar Cepat

Hamka B. Kady Resmikan Jalan PISEW Sanrobone–Tonasa, Pastikan Anggaran Negara Tepat Sasaran untuk Masyarakat

Hamka B. Kady Resmikan Jalan PISEW Sanrobone–Tonasa, Pastikan Anggaran Negara Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Anggota DPR RI Drs. H. Hamka B. Kady, M.Si kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Takalar dengan meresmikan Jalan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang menghubungkan Desa Sanrobone dan Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone, Minggu (28/6/2026).

Klikbacanews.id, Takalar – Anggota DPR RI Fraksi Golkar Drs. H. Hamka B. Kady, M.Si kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Takalar dengan meresmikan Jalan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang menghubungkan Desa Sanrobone dan Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone, Minggu (28/6/2026).

Peresmian jalan tersebut disambut antusias masyarakat karena menjadi akses vital yang selama ini dinantikan. Infrastruktur itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Kepala Desa Sanrobone Abdul Aziz Mauluddin, Kepala Desa Tonasa, Tim HBK-LBK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga dari kedua desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sanrobone Abdul Aziz Mauluddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada H. Hamka B. Kady yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat Takalar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Hamka B. Kady atas perhatian dan perjuangannya sehingga Program PISEW ini dapat terealisasi. Secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat, kami tetap solid mendukung beliau yang sejak awal menjadi anggota DPR RI hingga sekarang terus menghadirkan program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ucapan senada disampaikan Kepala Desa Tonasa. Ia mengatakan pembangunan jalan penghubung Desa Sanrobone dan Desa Tonasa merupakan harapan masyarakat yang akhirnya terwujud berkat perjuangan H. Hamka B. Kady di tingkat pusat.

“Alhamdulillah jalan penghubung Desa Sanrobone dan Desa Tonasa sudah terealisasi berkat perjuangan Bapak H. Hamka B. Kady. Kami atas nama Pemerintah Desa Tonasa dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, H. Hamka B. Kady menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk meresmikan hasil pembangunan, tetapi juga memastikan setiap anggaran negara benar-benar dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kunjungan ini untuk memastikan anggaran yang digelontorkan benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan dirasakan masyarakat, seperti Program PISEW ini,” tegasnya.

Menurut Hamka, perjuangannya di DPR RI tidak hanya menghadirkan proyek infrastruktur bernilai besar, tetapi juga berbagai program kerakyatan yang nilainya relatif kecil namun memiliki dampak besar bagi masyarakat.

“Ada program yang nilainya Rp500 juta, ada juga bedah rumah yang hanya Rp20 juta. Nilainya memang kecil, tetapi sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Ada juga program irigasi P3A senilai Rp195 juta yang dikelola kelompok tani. Program-program seperti ini setiap tahun kami perjuangkan, dan insyaallah tahun depan akan ada lagi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data nasional masih terdapat sekitar 26,9 juta penduduk Indonesia yang menempati rumah tidak layak huni. Karena itu, program bedah rumah akan terus diperjuangkan secara bertahap.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan program bedah rumah. Memang dilakukan pelan tetapi pasti, karena kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia sangat besar,” katanya.

Hamka B. Kady juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di daerah yang masih membutuhkan perhatian serius. Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah membuat pembangunan jalan tidak mungkin hanya mengandalkan APBD.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran daerah, tentu sangat berat. Karena itu saya mendorong pemerintah pusat agar tetap membantu pembangunan jalan di daerah. Tahun ini kami sudah siapkan anggarannya. Secara nasional sekitar Rp12 triliun untuk membantu pembangunan jalan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Ia mengaku prihatin masih banyak jalan poros desa yang rusak sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat, bahkan berdampak terhadap pelayanan dasar.

“Kami sangat kasihan kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa karena kemampuan anggarannya sangat terbatas. Oleh sebab itu, setiap tahun kami akan terus mencari solusi agar bantuan pembangunan jalan bisa terus mengalir ke daerah,” ujarnya.

Selain memperjuangkan anggaran, Hamka B. Kady juga mengingatkan seluruh kepala desa agar mengawasi setiap program yang menggunakan dana negara.

“Ini uang negara. Saya titip kepada seluruh kepala desa agar mengawasi pelaksanaannya dengan baik. Saya memperjuangkan anggarannya di Jakarta, tetapi pelaksanaannya harus dijaga bersama agar kualitasnya baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Hamka B. Kady menegaskan dirinya akan kembali ke Jakarta untuk memperjuangkan tambahan anggaran pembangunan tahun 2027.

“Besok subuh saya kembali ke Jakarta untuk membahas anggaran tahun 2027. Mudah-mudahan semakin banyak program yang bisa kita bawa ke Takalar, baik pembangunan jalan, irigasi, maupun program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Peresmian Jalan PISEW Sanrobone–Tonasa menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Warga pun berharap perjuangan Hamka B. Kady terus menghadirkan program-program pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Takalar.

(Arsyadleo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *