TAKALAR,Klikbacanewsmid – Fakta di lapangan menunjukkan dukungan masyarakat terhadap keberadaan Dapur SPPG Sinar Jaya Rezki di Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Dalam kegiatan Pengawasan APBD Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Takalar dari Fraksi NasDem, H. Sarif, S.Sos., M.M. atau H. Tinri, ratusan warga menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat bagi anak-anak sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) itu dihadiri Sekretaris Desa Lagaruda, para kepala dusun, tokoh masyarakat, dan ratusan warga. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program pemerintah di desa tersebut.
Dalam dialog, H. Tinri secara langsung meminta tanggapan masyarakat mengenai keberadaan Dapur SPPG Sinar Jaya Rezki yang melayani Program Makan Bergizi Gratis.
“Apakah program MBG ini bermanfaat bagi masyarakat atau tidak?” tanyanya.
Secara serentak warga menjawab bahwa program tersebut bermanfaat. H. Tinri kemudian kembali memastikan apakah keberadaan dapur SPPG menimbulkan gangguan atau keluhan bagi masyarakat.
“Apakah masyarakat merasa terganggu dengan adanya dapur ini? Apakah ada keluhan?” lanjutnya.
Ratusan warga kompak menjawab, “Tidak ada.”
Menanggapi jawaban tersebut, H. Tinri menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik harus berpijak pada kondisi nyata di lapangan.
“Saya bertanya langsung kepada masyarakat yang tinggal di sekitar dapur ini. Faktanya, mereka menyatakan tidak ada keluhan dan program ini memberikan manfaat. Karena itu informasi yang berkembang harus sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan yang memberi dampak positif terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan.
“Program ini menyediakan makanan bergizi lengkap, mulai dari buah-buahan, telur, ayam hingga daging sesuai menu yang telah ditetapkan. Ini sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak-anak,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan dapur SPPG juga memberi kesempatan kerja bagi warga sekitar sehingga mampu menambah penghasilan keluarga dan membantu mengurangi pengangguran.
Sementara itu, Kepala SPPG Sinar Jaya Rezki, Muhammad Sahid, dikonfirmasi melalui Sambungan Telepon seluler, Rabu 05 Agustus 2026 memberikan penjelasan terkait fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sempat menjadi perhatian publik.
Menurutnya, IPAL di dapur SPPG telah tersedia dan telah mengantongi rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar.
“Alhamdulillah, IPAL sudah ada dan telah mendapat rekomendasi langsung dari DLHP. Sistem tersebut juga rutin kami rawat dan bersihkan agar operasional dapur tetap sesuai dengan ketentuan serta tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar,” ujar Muhammad Sahid saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, sebelum sistem IPAL berfungsi secara optimal memang sempat muncul keluhan terkait bau. Namun setelah IPAL tersedia dan dilakukan perawatan secara rutin, kondisi tersebut telah teratasi.
Muhammad Sahid menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah sesuai standar agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di akhir kegiatan, warga kembali menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Dapur SPPG Sinar Jaya Rezki. Mereka berharap Program Makan Bergizi Gratis terus berlanjut karena dinilai tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Desa Lagaruda.
(Arsyadleo)













