Camat Sanrobone Bersama Puskesmas Gencarkan Sosialisasi Gerakan Assamaturu Bebas TBC Hingga ke Desa-Desa

Camat Sanrobone Irham Latif, S.Sos. bersama Kepala Puskesmas Sanrobone Ramli, SKM terus mengintensifkan sosialisasi Gerakan Assamaturu Bebas TBC dengan turun langsung ke desa-desa guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan Tuberkulosis (TBC).

Klikbacanews.id – Pemerintah Kecamatan Sanrobone terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui Gerakan Assamaturu Bebas TBC.

Program Assamaturu Bebas TBC Salah satu terobosan dan inovasi Assamaturu Bebas TBC (Aksi Sistematis Bebaskan TBC) yang digagas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Hj. Nilal Fauziah, M.Kes,

Gerakan Assamaturu Bebas TBC di Kecamatan Sanrobone Dipimpin langsung oleh Camat Sanrobone, Irham Latif, S.Sos., bersama tim dari PKM Puskesmas Sanrobone yang dikomandoi oleh Ramli, SKM,

Sosialisasi dilakukan secara aktif dari desa ke desa guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan pencegahan penyakit TBC.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta masyarakat dalam membangun gerakan bersama untuk mewujudkan wilayah yang sehat dan bebas dari TBC.

Camat Sanrobone, Irham Latif, S.Sos., menyampaikan bahwa Gerakan Assamaturu Bebas TBC mengusung semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi salah satu penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

“Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Pencegahan TBC membutuhkan keterlibatan semua pihak, sehingga edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan hingga ke tingkat desa,” ujarnya.(25/06/2026)

Sementara itu, Kepala KPM Puskesmas Sanrobone, Ramli, SKM, menjelaskan bahwa TBC dapat disembuhkan apabila penderita menjalani pengobatan secara teratur dan tuntas.

Oleh karena itu, pihaknya terus mengedukasi masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala-gejala TBC.

“Kami mengajak masyarakat yang mengalami batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, atau keringat malam untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh,” jelasnya.

Dalam setiap kunjungan ke desa, tim sosialisasi memberikan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini, pola hidup sehat, etika batuk, serta dukungan keluarga terhadap pasien TBC agar dapat menyelesaikan pengobatan hingga sembuh total.

Kehadiran Camat Sanrobone bersama tim kesehatan di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung selama kegiatan sosialisasi.

Melalui Gerakan Assamaturu Bebas TBC, Pemerintah Kecamatan Sanrobone dan PKM Puskesmas Sanrobone berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif.

Dengan semangat assamaturu atau kebersamaan, Kecamatan Sanrobone optimistis mampu berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Takalar yang sehat, produktif, dan bebas TBC.

(Leo)

Penulis: Arsyadleo Editor: Redaksi Klikbacanews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *