Camat Bansuhari Said Gebrak Pelayanan Sosial, 205 Kader PAK SEWANG Siap Pantau Warga di 41 Lingkungan Pattallassang

TAKALAR, Klikbacanews.id – Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, terus memperkuat inovasi pelayanan sosial berbasis masyarakat melalui program PAK SEWANG (Pelayanan Antar Kelurahan untuk Sosial Kesejahteraan Warga Pattallassang). Sebanyak 205 kader disiapkan untuk memperkuat pemantauan kondisi warga yang tersebar di 41 lingkungan pada sembilan kelurahan.

Inovasi yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Camat Pattallassang, Bansuhari Said, ini kini memasuki tahap pembagian kelompok kader berdasarkan wilayah kerja dan rumah tangga dampingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperjelas tanggung jawab kader sekaligus mempercepat penyampaian informasi mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Dalam skema pelaksanaannya, setiap lingkungan mendapatkan lima orang kader yang bertugas mendampingi 50 rumah tangga. Dengan pembagian wilayah yang lebih terstruktur, para kader diharapkan dapat menjalankan tugas secara terarah, menghindari tumpang tindih pekerjaan, serta membantu pemerintah mengetahui persoalan sosial warga secara lebih dekat.

Terinspirasi Studi Banding di Surabaya

Camat Pattallassang, Bansuhari Said, mengungkapkan bahwa pengembangan pola kerja PAK SEWANG terinspirasi dari kegiatan studi banding di Surabaya beberapa hari sebelumnya. Kegiatan tersebut diikuti dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) LAN RI Angkatan II Tahun 2026.

Pengalaman itu menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan pendekatan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan wilayah Kecamatan Pattallassang.

“Kami ingin pemerintah tidak hanya mengetahui kondisi masyarakat dari laporan di atas kertas. Melalui PAK SEWANG, kami berharap dapat melihat dan mengetahui secara langsung kondisi terkini, persoalan, serta kebutuhan warga di Kecamatan Pattallassang,” ungkap Bansuhari Said.

Menurutnya, pembagian kader berdasarkan lingkungan dan rumah tangga dampingan merupakan langkah penting untuk membangun sistem kerja yang lebih terarah. Setiap kader diharapkan mengetahui warga yang menjadi tanggung jawab pendampingannya serta memahami mekanisme penyampaian informasi dari lapangan kepada pemerintah.

Melalui pola tersebut, pemerintah kecamatan berharap dapat memperoleh informasi sosial yang lebih akurat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan tindak lanjut dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kader Sambut Positif Pembagian Wilayah Dampingan

Pola kerja baru PAK SEWANG mendapat respons positif dari salah seorang kader yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Menurutnya, pembagian wilayah dan rumah tangga dampingan memberikan kejelasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Ini hal yang baru buat kami, tetapi justru lebih mempermudah pekerjaan di lapangan. Karena wilayah dan rumah tangga yang kami dampingi sudah jelas, kami bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mengurangi kemungkinan tumpang tindih pekerjaan dengan kader lainnya,” ujarnya.

Kader tersebut juga mengungkapkan rasa syukur atas informasi mengenai kenaikan insentif kader pada tahun ini yang disampaikan oleh Camat Pattallassang.

“Apalagi menurut Ibu Camat, insentif kami tahun ini juga dinaikkan. Alhamdulillah, tentu kami bersyukur. Mudah-mudahan dengan pembagian tugas yang lebih jelas, kami bisa bekerja lebih baik dan membantu masyarakat dengan maksimal,” tambahnya.

Perkuat Deteksi Dini Persoalan Sosial

PAK SEWANG dirancang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, kader, dan masyarakat. Dengan cakupan 41 lingkungan di sembilan kelurahan, program ini diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung bagi pemerintah untuk mengenali dinamika sosial serta kebutuhan warga secara lebih cepat.

Keberhasilan inovasi ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah kader dan rumah tangga yang didampingi, tetapi juga oleh ketepatan pencatatan data, kejelasan indikator pemantauan, mekanisme pelaporan, serta tindak lanjut terhadap temuan di lapangan.

Karena itu, pembagian tugas yang terstruktur diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan pelayanan sosial yang lebih terarah, sekaligus membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Melalui PAK SEWANG, Kecamatan Pattallassang berupaya membangun pola pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat, berbasis kondisi nyata di lapangan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

PAK SEWANG bukan sekadar pembagian wilayah kerja kader, melainkan upaya membangun jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah agar kebutuhan warga lebih cepat diketahui dan penanganannya lebih terarah.

(Humas Pattallassang)