GOWA,Klikbacanews.id – Kiprah tokoh kelembagaan desa asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Amiruddin Sidja, semakin mendapat perhatian di tingkat nasional. Baru tiga hari setelah resmi dilantik sebagai jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI), ia langsung menghadiri agenda strategis nasional di Jakarta.
Amiruddin Sidja, yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Desa Salajo, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, serta Ketua PABPDSI Provinsi Sulawesi Selatan, dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum DPP PABPDSI merangkap Koordinator Wilayah Sulawesi.
Pelantikan pengurus DPP PABPDSI berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, di Alun-Alun Pasangrahan Sannang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina PABPDSI, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.
Usai dilantik, Amiruddin Sidja langsung memenuhi undangan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026).
Seminar nasional tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat pembangunan ekonomi desa melalui pengembangan koperasi modern yang terintegrasi dengan program ketahanan pangan nasional. Kegiatan itu dihadiri sejumlah menteri kabinet dan tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Direktur Utama AGRINAS Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota.
Kehadiran Amiruddin Sidja dalam forum tersebut menegaskan semakin pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal implementasi program KDKMP hingga ke tingkat desa.
“Ini adalah momentum besar bagi kami, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk membawa pulang gagasan-gagasan segar mengenai pengelolaan koperasi desa yang modern dan terintegrasi dengan ketahanan pangan nasional. Sinergi antara kementerian terkait menjadi angin segar bagi pembangunan dari desa,” ujar Amiruddin Sidja.
Menurutnya, berbagai materi dan kebijakan yang disampaikan dalam seminar nasional tersebut akan menjadi referensi penting bagi PABPDSI Sulawesi Selatan dalam mendorong terbentuknya koperasi desa yang profesional, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui keterlibatannya dalam berbagai agenda nasional, Amiruddin Sidja berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPD, dan seluruh elemen masyarakat desa dapat mempercepat implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sulawesi Selatan, sehingga mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan mewujudkan desa yang mandiri, maju, serta berdaya saing.
(Arsyadleo)













