Lauching Logo Takalar Cepat

Usai ke Parialau dan Pulau Sanrobengi, Bupati Takalar dan Alumni Elektro Unhas Lanjut Eksplorasi Wisata Bendungan Pammukkulu

Usai ke Parialau dan Pulau Sanrobengi, Bupati Takalar dan Alumni Elektro Unhas Lanjut Eksplorasi Wisata Bendungan Pammukkulu
Bupati Takalar H. Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama rombongan Alumni Elektro Unhas saat mengunjungi Bendungan Pammukkulu, Desa Kalekomara, Kecamatan Polombangkeng Utara, usai menikmati Wisata Alam Parialau dan Pulau Sanrobengi dalam rangka Reuni 40 Tahun Elektro Unhas sekaligus promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Takalar.

Klikbacanews.id, Takalar – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mempromosikan potensi wisata daerah terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Momentum Reuni 40 Tahun Alumni Elektro Universitas Hasanuddin (Unhas) dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan kekayaan destinasi wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Takalar kepada para alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bersama rombongan Alumni Elektro Unhas mengawali rangkaian kunjungan dengan menikmati pesona senja di Wisata Alam Parialau pada hari jumat Sore, 26 juni 2026

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pulau Sanrobengi, di mana rombongan melaksanakan aksi konservasi melalui pelepasan 1.000 ekor burung sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pengembangan ekowisata pada sabtu 27 juni 2026

Usai dari Pulau Sanrobengi, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Pammukkulu di Desa Kalekomara, Kecamatan Polombangkeng Utara, pada Minggu (28/6/2026).

Destinasi ini menjadi penutup rangkaian eksplorasi wisata yang menampilkan sisi lain keindahan alam Kabupaten Takalar.

Hamparan perbukitan hijau yang mengelilingi Bendungan Pammukkulu, dipadukan dengan bentangan air yang luas dan udara yang sejuk, menghadirkan panorama alam yang memikat. Suasana yang tenang membuat para alumni menikmati setiap sudut kawasan tersebut sambil mengabadikan momen kebersamaan.

Bupati Takalar Daeng Manye mengatakan, rangkaian kunjungan ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga merupakan strategi memperkenalkan potensi daerah kepada para alumni yang diharapkan menjadi duta promosi Kabupaten Takalar.

“Kami ingin para alumni membawa pulang cerita dan pengalaman terbaik tentang Takalar. Ketika kembali ke daerah masing-masing, mereka dapat memperkenalkan keindahan alam, keramahan masyarakat, dan potensi wisata Takalar kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, Takalar memiliki potensi wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata bahari, wisata alam, hingga bendungan yang menawarkan panorama menawan.

Dengan dukungan pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas wisata, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis sektor pariwisata akan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelumnya, di Pulau Sanrobengi, rombongan Alumni Elektro Unhas bersama Bupati Takalar juga menggelar aksi pelepasan 1.000 ekor burung yang terdiri atas burung jalak, caroco, parkit, dan pipit.

Kegiatan tersebut merupakan tahap awal dari program pelepasan sekitar 10.000 ekor burung secara bertahap sebagai upaya memperkaya keanekaragaman hayati dan memperkuat konsep ekowisata di pulau tersebut.

Rangkaian kegiatan yang memadukan silaturahmi, promosi pariwisata, dan pelestarian lingkungan ini mendapat sambutan positif dari para alumni.

Selain menikmati panorama alam Takalar, mereka juga menyaksikan langsung keseriusan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Melalui kunjungan ke Wisata Alam Parialau, Pulau Sanrobengi, dan Bendungan Pammukkulu, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap semakin banyak wisatawan mengenal dan menjadikan Takalar sebagai destinasi pilihan di Sulawesi Selatan.

Ketiga destinasi tersebut menjadi representasi kekayaan alam Takalar yang layak dibanggakan serta memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai ikon pariwisata daerah.

Penulis: Arsyadleo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *