MANGGARAI TIMUR, NTT, Klikbacanews id— Gerakan Pembebasan Mahasiswa bersama mahasiswa KKN Desa Nanga Mbaur Universitas Muhammadiyah Kupang menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pada Jumat, 21 Agustus 2026, mereka turun langsung ke wilayah Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, untuk menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 SR.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit pascabencana. Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi darurat.
Gerakan Pembebasan Mahasiswa bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kupang menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai insan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berada di tengah masyarakat ketika bencana dan persoalan kemanusiaan terjadi.
“Di tengah duka dan keterbatasan, solidaritas harus hadir. Bantuan mungkin tidak seberapa, tetapi kepedulian dan kebersamaan adalah kekuatan untuk bangkit bersama.”
Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama harus terus dijaga untuk membantu masyarakat NTT melewati masa-masa sulit pascabencana.
Gerakan Pembebasan Mahasiswa
Mahasiswa KKN Desa Nanga Mbaur – Universitas Muhammadiyah Kupang
(Sugianto)













