TAKALAR,Klikbacaneesmid – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat sektor pertanian terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur irigasi.
Atas perintah Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, Parawansa, bergerak ke Jakarta untuk mengusulkan program pembangunan irigasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para petani.
Hal tersebut disampaikan Parawansa dalam sambutannya pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan irigasi di Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar.
Parawansa menyampaikan, pembangunan infrastruktur irigasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan perjuangan pemerintah daerah dalam mengusulkan program kepada pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, program pembangunan irigasi tersier dan irigasi perpompaan (Irpom) yang hadir di Kabupaten Takalar tidak datang begitu saja.
“Pembangunan ini tidak datang begitu saja ke Takalar. Ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan untuk mendapatkan program yang dapat memberikan manfaat bagi para petani,” ujar Parawansa.
Ia kemudian menceritakan perintah langsung Bupati Takalar yang menjadi awal perjuangan mendapatkan program tersebut.
«“Pak Bupati perintahkan saya, ‘Pak Kadis, kamu ke Jakarta bawa usulan untuk kesejahteraan para petani.’ Maka kami langsung ke Jakarta membawa usulan. Alhamdulillah, hari ini kita sudah melakukan peletakan batu pertama,” ujarnya.»
Menurut Parawansa, perintah tersebut menjadi bentuk keseriusan Bupati Takalar dalam memperjuangkan kebutuhan petani, khususnya terkait ketersediaan air untuk lahan pertanian.
“Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen Bapak Bupati terhadap para petani. Kita ingin pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Program pembangunan irigasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Takalar.
Sebelumnya, produksi padi di Kabupaten Takalar mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, produksi padi tercatat sebanyak 115.600 ton, kemudian meningkat menjadi 137.019 ton pada tahun 2025, atau naik sebesar 18,52 persen.
Peningkatan tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui pembangunan infrastruktur pertanian yang memadai.
Khusus Kecamatan Polongbangkeng Selatan, pembangunan infrastruktur pertanian melalui bantuan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 meliputi pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) sebanyak 50 titik, Irigasi Tersier (Pilter) sebanyak 47 titik, serta pembangunan jalan tani sebanyak satu titik.
Sementara secara keseluruhan di Kabupaten Takalar, pembangunan Irpom mencapai 122 titik, sedangkan pembangunan irigasi tersier atau Pilter sebanyak 81 titik.
Untuk pembangunan irigasi tersier, setiap titik memiliki panjang sekitar 300 meter. Sementara dua titik jaringan irigasi ditargetkan mampu mengairi lahan pertanian seluas sekitar 20 hektare.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, memperluas area persawahan yang dapat diairi, serta mendukung peningkatan produktivitas dan produksi padi.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye terus mendorong agar pembangunan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan irigasi di Bontokadatto tersebut dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Kepala Dinas Pertanian Parawansa, Plt Camat Polongbangkeng Selatan Ayatullah Rawatib, Kapolsek Polsel, Danramil, para lurah se-Kecamatan Polongbangkeng Selatan, kelompok tani, serta masyarakat.
Suasana kegiatan semakin semarak ketika warga yang hadir secara kompak meneriakkan yel-yel khas “OPPOKI!”
Teriakan tersebut menjadi simbol antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur pertanian yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Takalar.
(Arsyadleo)













