Lauching Logo Takalar Cepat

Demi Keamanan dan Kenyamanan, Camat Pattallassang Pisahkan Posko 72 Mahasiswa KKN Unhas

Demi Keamanan dan Kenyamanan, Camat Pattallassang Pisahkan Posko 72 Mahasiswa KKN Unhas
Pemerintah Kecamatan Pattallassang menerima 72 mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin. Camat Bansuhari Said menerapkan posko terpisah putra dan putri demi keamanan, kenyamanan, dan ketertiban pelaksanaan KKN di tujuh kelurahan.

TAKALAR,Klikbacanews.id – Pemerintah Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, menerima sebanyak 72 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (9/7/2026).

Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di tujuh kelurahan selama masa KKN berlangsung.

Pelaksanaan KKN tahun ini menghadirkan kebijakan baru yang diterapkan Pemerintah Kecamatan Pattallassang. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mahasiswa laki-laki dan perempuan ditempatkan pada posko yang terpisah.

Dengan pola tersebut, setiap kelurahan memiliki dua posko, yakni posko mahasiswa laki-laki dan posko mahasiswa perempuan.

Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah pemerintah kecamatan untuk menciptakan pelaksanaan KKN yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang menjadi lokasi pengabdian.

“Pelaksanaan KKN tahun ini kami desain berbeda. Pemisahan posko mahasiswa laki-laki dan perempuan bukan sekadar pengaturan tempat tinggal, tetapi juga bentuk komitmen kami dalam menjaga kenyamanan, keamanan, serta menjunjung nilai-nilai etika selama mahasiswa menjalankan pengabdian di tengah masyarakat,” ujar Bansuhari dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan program KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjaga sikap, serta membawa nama baik Universitas Hasanuddin selama berada di lokasi pengabdian.

Ia berharap seluruh peserta KKN mampu menjadi mitra strategis pemerintah kelurahan dalam menghadirkan berbagai inovasi dan solusi bagi masyarakat melalui program-program tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata serta dapat berkelanjutan setelah masa KKN berakhir,” tambahnya.

Kebijakan pemisahan posko tersebut juga mendapat apresiasi dari para orang tua mahasiswa. Salah seorang wali mahasiswa yang turut mengantar anaknya mengikuti penerimaan KKN mengaku merasa lebih tenang dengan adanya pengaturan tersebut.

“Kami merasa lebih tenang sebagai orang tua. Kebijakan ini menunjukkan adanya perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama mengikuti KKN,” ungkapnya.

Sebanyak 72 mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin selanjutnya akan ditempatkan di tujuh kelurahan di Kecamatan Pattallassang untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat sesuai tema literasi yang diusung universitas.

Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dapat melahirkan program-program inovatif yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kualitas masyarakat di tingkat kelurahan.

(Arsyadleo)