Bukti Digitalisasi di Takalar, PDAM Catat 68.311 Transaksi Cashless dan Traffic Layanan Naik 3 Kali Lipat

Bukti Digitalisasi di Takalar, PDAM Catat 68.311 Transaksi Cashless dan Traffic Layanan Naik 3 Kali Lipat

TAKALAR, Klikbacanews.id — Transformasi digital di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam satu tahun berkolaborasi dengan MKP, PDAM Takalar mencatat 68.311 transaksi pembayaran secara cashless, sekaligus mengalami peningkatan traffic layanan hingga tiga kali lipat.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa digitalisasi pelayanan publik di Takalar tidak sekadar menghadirkan perubahan pada sistem pembayaran, tetapi juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat serta memperluas pilihan kanal transaksi.

Salah satu kunci keberhasilan transformasi tersebut adalah penerapan sistem pembayaran satu tagihan yang dapat diakses melalui berbagai kanal. Pelanggan tidak lagi terpaku pada satu metode pembayaran, melainkan dapat memilih kanal yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.

Pembayaran tagihan air kini dapat dilakukan melalui website, biller e-commerce, mobile banking, petugas lapangan, hingga loket fisik.

Fleksibilitas tersebut membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam menyelesaikan pembayaran tagihan air. Pelanggan dapat melakukan transaksi secara digital maupun melalui layanan tatap muka, sesuai dengan akses dan kenyamanan masing-masing.

Peningkatan traffic layanan hingga tiga kali lipat juga menjadi indikator meningkatnya aktivitas dan pemanfaatan kanal pembayaran setelah sistem digital diterapkan.

Dengan capaian 68.311 transaksi cashless dalam kurun waktu satu tahun, PDAM Takalar menunjukkan bahwa transformasi digital dapat memberikan dampak yang terukur terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Digitalisasi pun mulai menjadi bagian nyata dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, fleksibel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Program digitalisasi tersebut menjadi salah satu bagian dari terobosan pemerintahan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM bersama Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin dalam mendorong percepatan transformasi pelayanan publik di Kabupaten Takalar.

Di Takalar, perubahan tersebut kini mulai dapat diukur melalui meningkatnya transaksi digital, bertambahnya akses terhadap kanal pembayaran, serta semakin mudahnya masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran tagihan air.

Capaian ini sekaligus menjadi modal bagi PDAM Takalar untuk terus memperkuat ekosistem layanan digital, memperluas akses pembayaran, dan menghadirkan inovasi pelayanan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Transformasi digital bukan lagi sekadar slogan. 68.311 transaksi cashless dan lonjakan traffic hingga tiga kali lipat menjadi bukti bahwa digitalisasi mulai memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat di Takalar.

(Arsyadleo)