TAKALAR,Klikbacanews.id – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terus berjalan. Hingga Rabu, 28 Oktober 2026, progres pembangunan di empat lokasi dilaporkan telah mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan rampung pada November 2026.
Pembangunan KNMP di Kabupaten Takalar menjadi salah satu upaya untuk mendukung pengembangan kawasan nelayan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Peletakan batu pertama pembangunan program tersebut dilakukan oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang
Momentum peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan KNMP di Takalar, yang diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pendukung bagi aktivitas dan usaha masyarakat nelayan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Takalar, Nasaruddin, melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan Usaha Perikanan dan Pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (PPUTPI), Andi Suhaeda.
Andi Suhaeda menjelaskan, Kabupaten Takalar mendapatkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di empat lokasi, yakni Desa Topejawa, Desa Boddia, Desa Bontokanan, dan Desa Sampulungan.
Menurutnya, Dinas Perikanan Kabupaten Takalar menargetkan seluruh pekerjaan pembangunan di lokasi tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Dari Dinas Perikanan, kami menargetkan pembangunan ini selesai bulan depan, yakni November 2026,” ungkap Andi Suhaeda, Rabu (28/10/2026).
Pembangunan KNMP ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor perikanan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menunjang kegiatan usaha nelayan dan meningkatkan kualitas sarana pendukung di kawasan pesisir.
Takalar Berpeluang Mendapatkan 10 KNMP pada 2027
Selain pembangunan di empat lokasi yang sedang berjalan, Andi Suhaeda menyampaikan bahwa Kabupaten Takalar direncanakan mendapatkan tambahan 10 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih pada 2027.
Ia menyebut rencana tersebut tidak terlepas dari upaya Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam memperjuangkan penambahan program pembangunan bagi daerah.
“Kami juga menyampaikan bahwa berkat perjuangan Bapak Bupati Takalar, insyaallah tahun depan Takalar mendapatkan 10 KDMP,” ujarnya.
Rencana penambahan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pembangunan kawasan nelayan di Kabupaten Takalar, sekaligus membuka peluang penguatan sarana usaha perikanan dan perekonomian masyarakat pesisir.
Dengan progres pembangunan yang dilaporkan mencapai 40 persen, penyelesaian empat lokasi KNMP pada November 2026 menjadi target yang perlu dikawal agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai peruntukannya.
Pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung kelancaran pembangunan dan realisasi program pengembangan kawasan nelayan di Takalar.
(Arsyadleo)













