Takalar Pakai Sistem Absensi “Anita”, Bupati Bisa Pantau ASN Real-Time dari HP!

Takalar Pakai Sistem Absensi “Anita”, Bupati Bisa Pantau ASN Real-Time dari HP!
Ir Mohammad Firdaus Daeng Manye Bupati Takalar

Takalar,Klikbacanews.id –  Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, saat memberikan sambutan sesuai dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis (23/04/2026).

Dalam momentum tersebut, Bupati menekankan pentingnya penerapan sistem absensi digital “Anita” sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, melalui sistem “Anita”, dirinya dapat memantau kehadiran ASN secara real-time langsung dari ponsel, mulai dari tingkat kelurahan, puskesmas hingga sekolah. Ia menegaskan bahwa kehadiran ASN tidak boleh hanya sebatas formalitas administrasi.

“Dengan sistem absensi Anita, saya bisa lihat langsung dari HP apakah pelayanan sudah berjalan. Jangan sampai absennya ada, tapi orangnya tidak ada,” tegasnya di hadapan para pejabat yang baru dilantik.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa disiplin ASN merupakan kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang maksimal. Melalui sistem ini, jam operasional layanan, khususnya di puskesmas, dipastikan sudah dimulai tepat waktu, yakni pukul 08.00 pagi.

Selain itu, Bupati juga mendorong seluruh pejabat struktural untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ia mengibaratkan tata kelola pemerintahan seperti tim sepak bola yang harus menempatkan pemain sesuai posisi terbaiknya agar organisasi berjalan efektif.

Tak hanya sebagai alat kontrol, sistem “Anita” juga akan diintegrasikan dengan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), sehingga kedisiplinan ASN memiliki konsekuensi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar pasca pelantikan pejabat tinggi pratama untuk membangun birokrasi yang lebih modern, disiplin, dan berbasis teknologi demi pelayanan publik yang lebih optimal.

(leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *