TAKALAR, Klikbaca news.id — Dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap sektor pertanian terus diperkuat. Bukan hanya melalui pembangunan irigasi, tetapi juga penyediaan sarana produksi hingga fasilitas pendukung pascapanen.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, H. Parawangsa, saat mendampingi Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meresmikan pembangunan irigasi tersier di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Selasa, 22 September 2026.
Parawangsa menyampaikan apresiasi atas perhatian Bupati Daeng Manye yang dinilainya cukup besar terhadap kebutuhan petani.
“Yang paling kita syukuri, Bapak Bupati hadir langsung di tempat ini untuk meresmikan saluran irigasi tersier. Ini untuk kepentingan seluruh petani,” ujar Parawangsa.
Ia menyebut dukungan pemerintah daerah tidak berhenti pada pembangunan jaringan pengairan. Sejumlah kebutuhan produksi petani juga mendapat perhatian, mulai dari pompa, pupuk hingga benih.
“Bayangkan, irigasi diperbaiki, pompa diperadakan, pupuk diberikan, benih padi dan jagung juga diberikan. Itu semua merupakan bentuk kepedulian Bapak Bupati terhadap petani,” katanya.
Menurut Parawangsa, berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia bahkan mengaku selama sekitar 30 tahun menjadi pegawai, belum pernah melihat perhatian kepala daerah seperti yang dilakukan Daeng Manye dalam mendorong pembangunan infrastruktur pertanian.
“Saya sudah 30 tahun menjadi pegawai. Belum pernah saya melihat Bupati yang seperti ini, datang ke lapangan, meletakkan batu pertama dan kemudian kembali untuk meresmikan irigasi,” ungkapnya.
Dorong Irigasi hingga Fasilitas Pengering
Parawangsa juga mengungkapkan bahwa sejumlah program pertanian yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah terus didorong atas arahan Bupati Daeng Manye.
Selain irigasi dan pompa air, perhatian juga diarahkan pada fasilitas pengering hasil pertanian yang dinilai penting untuk membantu petani setelah masa panen.
“Perintah Bapak Bupati kepada Dinas Pertanian luar biasa. Kalau mengurus pengairan pertanian, segera diurus. Kalau irigasi, segera dikerjakan. Termasuk pengering hasil pertanian,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian Takalar secara menyeluruh, mulai dari pengairan, produksi hingga penanganan hasil panen.
Bantuan Pompa untuk Petani
Dalam kegiatan peresmian tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan mesin pompa air kepada kelompok tani.
Parawangsa menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan Bupati kepada jajaran Dinas Pertanian dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan petani.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat langsung pompa yang diserahkan kepada masyarakat. Bantuan ini diberikan untuk membantu petani,” ujarnya.
Ia berharap berbagai fasilitas dan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga produktivitas pertanian Takalar terus meningkat.
Pembangunan irigasi tersier yang mencakup 81 titik di Kabupaten Takalar pun diharapkan menjadi salah satu pengungkit peningkatan produksi tanaman pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
(Arsyadleo)













