Hamka B. Kady Tinjau Revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami, Proyek Rp26,6 Miliar Dikebut

MAKASSAR, Klikbaca news.id— Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, meninjau langsung pelaksanaan revitalisasi Masjid Al-Markaz Al-Islami di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Hamka didampingi Arman Arfah selaku perwakilan pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami. Keduanya melihat langsung perkembangan pekerjaan di lokasi sekaligus menerima laporan dari pihak pelaksana proyek.

Revitalisasi masjid tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai kontrak Rp26.699.990.000, termasuk PPN.

Anggaran pekerjaan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026–2027, dengan masa pelaksanaan selama 270 hari kalender. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Delima Utama.

Dalam peninjauan itu, pihak kontraktor memaparkan progres pekerjaan sekaligus menjelaskan sejumlah material yang akan digunakan dalam revitalisasi. Salah satunya material atap bangunan yang disebut akan menggunakan material impor berkualitas tinggi.

Pihak kontraktor juga menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai target waktu, spesifikasi teknis, standar mutu, serta ketentuan keselamatan bangunan.

Hamka B. Kady meminta seluruh tahapan pekerjaan diawasi secara ketat. Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan kualitas material dan hasil pekerjaan benar-benar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

«“Masjid Al-Markaz Al-Islami merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan ikon umat Islam di Sulawesi Selatan. Revitalisasi ini harus dilaksanakan sebaik-baiknya agar hasilnya berkualitas, aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Hamka.»

Sementara itu, Arman Arfah yang mewakili pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hamka B. Kady atas perhatian terhadap revitalisasi masjid tersebut.

«“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Hamka B. Kady atas perhatian dan perjuangannya sehingga anggaran rehabilitasi Masjid Al-Markaz Al-Islami dapat direalisasikan,” ungkap Arman.»

Hamka berharap revitalisasi tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah.

Selain itu, keberadaan masjid yang semakin representatif diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

«“Semoga setelah revitalisasi selesai, Masjid Al-Markaz Al-Islami semakin representatif dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh jemaah dan masyarakat,” tutupnya.»

(Arsyadleo)