Di tengah penerapan sistem Work From Home (WFH) pada sejumlah instansi pemerintah, BPBD Kabupaten Takalar tetap menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak angin puting beliung di Kecamatan Laikang.
KLIKBACANEWS.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam melayani masyarakat tetap berjalan meski sebagian aktivitas pemerintahan menerapkan sistem Work From Home (WFH).
Hal tersebut dibuktikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar yang tetap turun langsung menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana angin puting beliung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Takalar, Hj. Herlinah, ST., M.Adm.Pemb, mengungkapkan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan tindak lanjut dari kejadian angin puting beliung yang terjadi pada bulan Mei 2026 di Kecamatan Laikang.
“Bantuan logistik telah disalurkan kepada seluruh warga yang terdampak. Total ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan,” ujarnya. rabu 03 juni 2026
Adapun rincian penerima bantuan tersebut meliputi 1 KK di Desa Cikoang, 4 KK di Desa Punaga, dan 5 KK di Desa Pattopakang. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.
Menurut Hj. Herlinah, penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya BPBD Takalar untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Meski dalam suasana penerapan WFH, pelayanan kebencanaan tetap menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, jajaran BPBD Takalar tetap aktif melakukan koordinasi, pendataan, hingga penyaluran bantuan di lapangan.
Masyarakat penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respon cepat Pemerintah Kabupaten Takalar melalui BPBD yang hadir langsung memberikan dukungan kepada warga terdampak.
BPBD Takalar menegaskan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kebencanaan guna memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat setiap kali terjadi bencana di wilayah Kabupaten Takalar.
(Leo)












