Dari Aduan Warga ke Aksi Nyata: Camat Pattallassang Sidak Layanan Kelurahan

Dari Aduan Warga ke Aksi Nyata: Camat Pattallassang Sidak Layanan Kelurahan
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, Lapor Bu Camat, sidak kelurahan Takalar, pelayanan publik Takalar, disiplin aparatur, WFA ASN, Takalar Cepat, aduan masyarakat Takalar

TAKALAR,Klikbacanews.id- cepat ditunjukkan Camat Pattallassang, Bansuhari Said, dalam menindaklanjuti aduan masyarakat melalui kanal “Lapor Bu Camat!”.

Pada Rabu (22/4), ia turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kalabbirang, Kelurahan Salaka, dan Kelurahan Bajeng.

Langkah ini merupakan bagian dari program berkantor langsung di kelurahan sekaligus bukti bahwa laporan warga tidak berhenti di meja administrasi.

Aduan datang dari seorang warga bernama Sahar yang mengeluhkan ketidakhadiran lurah saat jam pelayanan. Dalam laporannya, ia menyampaikan kekecewaan terhadap kondisi pelayanan yang dinilai tidak maksimal.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bansuhari Said langsung melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya, lurah yang dilaporkan memang tidak berada di tempat saat jam pelayanan berlangsung. Bahkan, dari jajaran aparatur yang ada, hanya Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) yang terlihat hadir.

“Ini menjadi perhatian serius. Walaupun ada kebijakan Work From Anywhere (WFA), bukan berarti tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat bisa diabaikan,” tegasnya.

Ia menegaskan, lurah maupun camat tetap memiliki kewajiban utama untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal setiap saat.

Di sisi lain, Bansuhari juga memberikan apresiasi kepada lurah yang tetap siaga melayani masyarakat, khususnya di Kelurahan Kalabbirang dan Bajeng. Kehadiran mereka dinilai sebagai contoh aparatur yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, kehadiran pimpinan wilayah di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan administratif dalam menjamin kualitas pelayanan publik.

Program berkantor di kelurahan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja aparatur secara langsung, menyerap aspirasi masyarakat, serta memastikan standar pelayanan berjalan sesuai harapan.

Langkah ini sejalan dengan semangat “Takalar Cepat”, yang menekankan kecepatan, ketepatan, dan kehadiran nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, pihak kecamatan akan melakukan pembinaan terhadap aparatur yang tidak disiplin serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Bansuhari juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aduan melalui kanal resmi yang telah disediakan.

“Pelayanan publik tidak boleh menunggu. Pemerintah harus hadir, cepat, dan tepat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *