Takalar,Klikbacanews.id – Langkah nyata mendukung petani terus diperlihatkan oleh BRI Takalar bersama Polres Takalar. Melalui kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar di Aula Polres Takalar, Selasa (12/5), ratusan petani jagung menyambut antusias program pembiayaan yang dinilai mampu membantu pengembangan usaha pertanian mereka.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 petani jagung dan kelompok tani se-Kabupaten Takalar itu menjadi ruang edukasi bagi masyarakat terkait akses pembiayaan produktif yang aman, mudah, dan terjangkau.
Kapolres Takalar bersama jajaran turut hadir mendukung kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara perbankan dan aparat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Dalam sosialisasi itu, pihak BRI menjelaskan berbagai manfaat program KUR, mulai dari mekanisme pengajuan pinjaman, pengelolaan usaha, hingga pentingnya literasi keuangan bagi petani agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Pemimpin Cabang BRI Takalar, Andri Wicaksono, bersama Manager Bisnis Mikro BRI Muhammad Taufiq menegaskan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki potensi besar dalam menopang ketahanan pangan daerah sehingga perlu mendapat dukungan pembiayaan yang memadai.
“BRI senantiasa mendukung pengembangan sektor pertanian melalui penyaluran KUR yang mudah, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kami berharap petani semakin memahami manfaat pembiayaan KUR untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan usahanya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat reaksi positif dari para petani. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan adanya penjelasan langsung terkait proses pengajuan KUR yang selama ini dianggap rumit.
“Kalau akses modal dipermudah seperti ini, tentu petani lebih semangat mengembangkan usaha. Apalagi harga pupuk dan kebutuhan tani sekarang cukup tinggi,” ungkap salah seorang petani peserta sosialisasi.
Masyarakat juga menilai kolaborasi antara BRI dan Polres Takalar menjadi langkah strategis dalam membuka akses pembiayaan formal bagi petani agar terhindar dari praktik pinjaman berbunga tinggi yang memberatkan.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak petani di Kabupaten Takalar yang mampu mengembangkan usaha pertanian secara mandiri dan produktif, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
BRI sendiri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai agent of development dengan menghadirkan layanan yang mampu mendukung pertumbuhan sektor UMKM dan pertanian di Kabupaten Takalar.
(Leo)







